SLIDE-1-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com...

SLIDE-2-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com...

SLIDE-3-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com...

SLIDE-4-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com...

SLIDE-5-TITLE-HERE

Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com...

Jumat, 27 Februari 2009

LBB JB 2009




PPI Jakarta Barat akan mengadakan kompetisi baris-berbaris dengan nama Lomba Baris-Berbaris Jakarta Barat 2009 atau LBB JB 2009.

Acara ini akan dilaksanakan Hari Sabtu, 14 Maret 2009 jam 07.00 hingga selesai dan bertempat di Halaman Kantor Walikota ADm Jakarta Barat.

ACara yang bertema “Dengan Lomba Baris-Berbaris, Kita Tingkatkan Keahlian dan Kemahiran Anggota Paskibra Se-Jakarta Barat Menuju Anggota Paskibra yang Solid, Kreatif, dan Kompetitif Sebagai Cerminan Pemuda Indonesia” melibatkan pelajar SD, SMP, dan SMA (serta sederajatnya) berjumlah sekitar 1000 pelajar.

Acara ini merupakan acara tahunan yang sangat ditunggu-tunggu karena menjadi ajang perlombaan yang sangat kompetitif di Jakarta Barat.
Materi penilaian selain baris-berbaris, dinilai juga formasi dan variasi, kostum, serta performance komandan terbaik. Juara dari kompetisi ini akan mewakili Jakarta Barat pada LFB tingkat Provinsi DKI Jakarta dan berhak membawa Piala Bergilir Walikota Jakarta Barat*

Peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000 dan yang akan jadi peserta hanya 18 regu pendaftar pertama. Jadi segera mendaftarkan regu kalian.
Pendaftaran dimulai tanggal 23 Februari hingga 5 Maret 2009 jam 15.00-17.00 di Lantai 10 Kantor Walikota Jakarta Barat.

TM akan dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Jakarta Barat Tanggal 5 Maret 2009 jam 14.00 WIB (mohon datang lebih awal 30 menit)

Anda bisa mengunduh formulir pendaftaran, formulir isian kelompok, dan arena lomba melalui situs indowebster dengan kode : LBB Jakarta Barat 2009.
(File dalam bentuk office 2003 yang dikompres manjadi RAR)
atau link ke alamat:

http://www.indowebster.com/LBB_JAKARTA_BARAT_2009.html

Anda juga bisa menghubungi nomor
08388630794 atas nama Indra Paskibraka 2007

bisa juga dilihat di www.paskibrakajakartabarat.com

Berikut adalah syarat dan ketentuan perlombaan:

SYARAT

1. Peserta merupakan perwakilan dari SD/MI, SMP/MTs atau SMA/SMK/MA yang berdomisili di Kota Administrasi Jakarta Barat
2. Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 150.000,00 (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah) untuk satu kelompok dan memiliki bukti pembayaran berstempel dan tanda tangan panitia (tiap sekolah dibolehkan mengirimkan lebih dari satu kelompok)
3. Anggota kelompok merupakan anggota Paskibra dari sekolah yang diwakilinya serta masih dinyatakan aktif sebagai pelajar sekolah tersebut yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari sekolah yang bersangkutan yang menyertakan nama dan kelas anggota yang berpartisipasi dan ditandatangani serendah-rendahnya oleh Pembina OSIS
4. Tiap kelompok terdiri atas:
a. 1 (satu) orang komandan (ketua kelompok) dan
b. 18 (delapan belas) anggota inti (kecuali SD/MI sebanyak 15 anggota)
c. 2 (tiga) anggota cadangan (maksimum)
5. Tiap kelompok memenuhi kelengkapan administrasi, yaitu:
a. Map Diamond 2 buah (Merah: SD/MI, Biru: SMP/MTs, dan kuning: SMA/SMK/MA)
b. Bukti pembayaran keikutsertaan lomba
c. Surat pernyataan dari sekolah (2 lembar)
Catatan: Selain untuk menunjukan status pelajar, surat pernyataan dari sekolah juga harus menunjukan ijin dari pihak sekolah untuk mengikuti kegiatan dimaksud
d. Formulir pendaftaran
e. Isian komposisi kelompok
f. Fotokopi kartu pelajar
6. Melaksanakan lomba dengan baik dan tertib sesuai dengan ketentuan/tata tertib/aturan yang berlaku
7. Menerima hasil penilaian dewan juri
8. Bersedia mewakili Kota Administrasi Jakarta Barat untuk berkompetisi di Tingkat Provinsi DKI Jakarta
9. Mampu melaksanakan kewajiban/tanggung jawab apabila terpilih sebagai juara
10. Pelanggaran terhadap syarat keikutsertaan lomba dapat membatalkan hak sebagai peserta ataupun sebagai juara

KETENTUAN

1. Tiap kelompok menampilkan keahlian dan kemahirannya di tempat dan di waktu yang telah ditentukan
2. Arena lomba memiliki ukuran panjang 20 meter dan lebar 10 meter (SMP dan SMA) dan 16 m x 8 m (SD)
3. Waktu yang diberikan untuk penampilan adalah selama-lamanya 15 menit. Kelompok yang belum selesai menampilkan keahlian dan kemahirannya pada waktu yang telah ditentukan harus segera menghentikannya. Panitia akan melakukan pengosongan arena lomba
4. Waktu akan dimulai setelah komandan kelompok mendapat perintah/ijin dari ketua dewan juri yang ditandai dengan pengulangan kalimat oleh komandan kelompok
5. Tiap kelompok/anggota kelompok harus bersiap di posisi masuk (3 banjar) yang telah ditentukan selambat-lambatnya satu kelompok sebelum penampilan kelompoknya yang ditandai dengan pemanggilan nomor peserta hingga tiga kali. Apabila sampai pada waktu yang telah ditentukan kelompok/anggota kelompok tersebut tidak memenuhi panggilan, maka kelompok/anggota kelompok tersebut akan dikenakan pengurangan nilai
6. Tiap kelompok harus menampilkan keahlian dan kemahirannya secara berurutan (berlaku kondisional)* (khusus SMP dan SMA sederajat)
7. Tiap regu memasuki dan keluar arena lomba sesuai dengan yang ditentukan
8. Kelompok/anggota kelompok dilarang keluar dari arena lomba
9. Suatu kelompok masuk ke arena lomba dipandu oleh komandan, kemudian menghadapkan kelompok ke ketua dewan juri dan memberi hormat. lalu komandan maju menghadap ketua dewan juri di tempat yang telah disediakan untuk memberikan laporan atau pernyataan siap mengikuti lomba. Begitu pula apabila telah selesai menampilkan keahlian dan kemahirannya
10. Saat penilaian, komandan memberikan aba-aba di tempat yang telah ditentukan dan tidak diperkenankan meninggalkan tempat tersebut. Hanya diperbolehkan menengok, kecuali variasi/formasi
11. Penilaian gerakan dan/atau aba-aba berdasarkan kepada peraturan yang berlaku di Republik Indonesia, yaitu Surat Keputusan Panglima ABRI/Menteri Pertahanan dan Keamanan berdasarkan Skep. Pangab No. 611/X/1985 Tentang Peraturan Baris-Berbaris
12. Peserta dilarang menggunakan atribut atau lambang-lambang yang tidak sesuai peruntukannya atau melanggar aturan yang berlaku: di antaranya PP No. 40 Tahun 1958 Tentang Bendera Kebangsaan dan Petunjuk Operasional PPI Tentang Lambang dan Atribut Organisasi
13. Peserta dilarang menunjukan hal-hal yang berkenaan/menyinggung SARA dan/atau menghina/berbuat tidak menyenangkan terhadap kelompok lain atau melanggar norma yang berlaku pada saat mengikuti acara ini
14. Tiap kelompok akan mendapat nomor urutan tampil sebagai identitas peserta. Setelah lomba, nomor tersebut dapat ditukarkan dengan konsumsi dan kantong plastik yang harus diserahkan kembali sebelum acara berakhir untuk mendapat surat pengantar pengambilan piagam penghargaan/sertifikat
15. Peserta wajib mengikuti kegiatan dari awal hingga acara berakhir
16. Tiap kelompok wajib mendaftar ulang sebelum acara dimulai

TATA TERTIB

1. Peserta hadir 30 menit sebelum acara dimulai
2. Peserta dilarang memasukan kendaraannya dan/atau memarkir kendaraan tersebut di kompleks Kantor WaliKota Administrasi Jakarta Barat
3. Peserta dilarang melakukan latihan di kompleks Kantor WaliKota Administrasi Jakarta Barat (hanya dibolehkan di tempat yang disediakan)
4. Peserta dilarang merusak dan/atau mengurangi fungsi sarana dan prasarana Lomba dan komples Kantor WaliKota Administrasi Jakarta Barat seperti mencoret, merusak, dan sebagainya
5. Peserta wajib menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban
6. Peserta menempati lokasi yang disediakan panitia
7. Seluruh peserta wajib mengikuti upacara pembukaan dan penutupan
8. Peserta LBB wajib membawa obat-obatan pribadi
9. Peserta LBB dilarang menginjak rumput di Kompleks Kantor WaliKota Administrasi Jakarta Barat
10. Peserta LBB dilarang membawa perhiasan yang berlebihan
11. Segala kehilangan barang diluar tanggung jawab panitia
12. Peserta LBB dilarang membawa sejata tajam dan senjata api
13. Aturan yang belum ditentukan akan diberitahukan saat acara berlangsung

Senin, 16 Februari 2009

LATGAB

Assalamualaikum Wr Wb...

Tanggal 22 Feb 2009 nanti akan diadakan Latihan Gabungan Peserta Terbaik MOP 2009 untuk tingkat SMA/SMK/MA. Acara ini akan dilaksanakan di Halaman KAntor Walikota Jakarta BArat Jam 07.00-15.00 WIB.

Peserta datang membawa:
MAkan pagi: roti coklat 2, teh manis 600ml
MAkan Siang: Nasi putih (putra setara dengan 2 gls aqua, putri = 1,5 gls), lauk dan sayur bebas. Jangan lupa bawa peralatan makan.

Pakaian: datang memakai kaos olahraga dan celana training, topi sekolah, handuk GM, sepatu kets, kaos kaki putih.
Baju ganti: kaos putih, celana/rok sekolah + ikat pinggang.
Jangan lupa bawa minum air 1,5 l, alat tulis (buku+pen).

nanti perwakilan dari kalian jga akan dihubungi oleh anggota PPI JB. JAngan sampe ga dateng....

Surat resminya akan diberikan saat acara. Jadi minta ijin dulu sama orang tua dan sekolah.. karena surat undangannya akan dikasih setelahnya... (biar acaranya cepat terlaksana) kalo ada apa-apa bisa menghubungi 99464791 atas nama Syaifulloh (Paskibraka 2007)

Jumat, 23 Januari 2009

Sejarah Paskibraka

Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di Istana Negara. Anggotanya berasal dari pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas kelas 1 atau 2. Penyeleksian anggotanya biasanya dilakukan sekitar bulan April untuk persiapan pengibaran pada 17 Agustus di beberapa tingkat wilayah, provinsi, dan nasional.

Sejarah

Tahun 1967, Hussein Mutahar dipanggil presiden saat itu, Suharto, untuk menangani lagi masalah pengibaran bendera pusaka. Dengan ide dasar dari pelaksanaan tahun 1946 di Yogyakarta, beliau kemudian mengembangkan lagi formasi pengibaran menjadi 3 kelompok yang dinamai sesuai jumlah anggotanya, yaitu:

  • Kelompok 17 / pengiring (pemandu),
  • Kelompok 8 / pembawa (inti),
  • Kelompok 45 / pengawal.

Jumlah tersebut merupakan simbol dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 (17-8-45). Pada waktu itu dengan situasi kondisi yang ada, beliau hanya melibatkan putra daerah yang ada di Jakarta dan menjadi anggota Pandu/Pramuka untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera pusaka. Rencana semula, untuk kelompok 45 (pengawal) akan terdiri dari para mahasiswa AKABRI (Generasi Muda ABRI) namun tidak dapat dilaksanakan. Usul lain menggunakan anggota pasukan khusus ABRI (seperti RPKAD, PGT, marinir, dan Brimob) juga tidak mudah. Akhirnya diambil dari Pasukan Pengawal Presiden (PASWALPRES) yang mudah dihubungi karena mereka bertugas di Istana Negara Jakarta.

Mulai tanggal 17 Agustus 1968, petugas pengibar bendera pusaka adalah para pemuda utusan provinsi. Tetapi karena belum seluruh provinsi mengirimkan utusan sehingga masih harus ditambah oleh ex-anggota pasukan tahun 1967.

Pada tanggal 5 Agustus 1969, di Istana Negara Jakarta berlangsung upacara penyerahan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan reproduksi Naskah Proklamasi oleh Suharto kepada Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I seluruh Indonesia. Bendera duplikat (yang terdiri dari 6 carik kain) mulai dikibarkan menggantikan Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1969 di Istana Merdeka Jakarta, sedangkan Bendera Pusaka bertugas mengantar dan menjemput bendera duplikat yang dikibar/diturunkan. Mulai tahun 1969 itu, anggota pengibar bendera pusaka adalah para remaja siswa SLTA se-tanah air Indonesia yang merupakan utusan dari seluruh provinsi di Indonesia, dan tiap provinsi diwakili oleh sepasang remaja.

Istilah yang digunakan dari tahun 1967 sampai tahun 1972 masih "Pengerek Bendera". Baru pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan PASKIBRAKA. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut paskibraka.

Paskibraka

Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di Istana Negara. Anggotanya berasal dari pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas kelas 1 atau 2. Penyeleksian anggotanya biasanya dilakukan sekitar bulan April untuk persiapan pengibaran pada 17 Agustus di beberapa tingkat wilayah, provinsi, dan nasional.

Sejarah

Tahun 1967, Hussein Mutahar dipanggil presiden saat itu, Suharto, untuk menangani lagi masalah pengibaran bendera pusaka. Dengan ide dasar dari pelaksanaan tahun 1946 di Yogyakarta, beliau kemudian mengembangkan lagi formasi pengibaran menjadi 3 kelompok yang dinamai sesuai jumlah anggotanya, yaitu:

  • Kelompok 17 / pengiring (pemandu),
  • Kelompok 8 / pembawa (inti),
  • Kelompok 45 / pengawal.

Jumlah tersebut merupakan simbol dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 (17-8-45). Pada waktu itu dengan situasi kondisi yang ada, beliau hanya melibatkan putra daerah yang ada di Jakarta dan menjadi anggota Pandu/Pramuka untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera pusaka. Rencana semula, untuk kelompok 45 (pengawal) akan terdiri dari para mahasiswa AKABRI (Generasi Muda ABRI) namun tidak dapat dilaksanakan. Usul lain menggunakan anggota pasukan khusus ABRI (seperti RPKAD, PGT, marinir, dan Brimob) juga tidak mudah. Akhirnya diambil dari Pasukan Pengawal Presiden (PASWALPRES) yang mudah dihubungi karena mereka bertugas di Istana Negara Jakarta.

Mulai tanggal 17 Agustus 1968, petugas pengibar bendera pusaka adalah para pemuda utusan provinsi. Tetapi karena belum seluruh provinsi mengirimkan utusan sehingga masih harus ditambah oleh ex-anggota pasukan tahun 1967.

Pada tanggal 5 Agustus 1969, di Istana Negara Jakarta berlangsung upacara penyerahan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan reproduksi Naskah Proklamasi oleh Suharto kepada Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I seluruh Indonesia. Bendera duplikat (yang terdiri dari 6 carik kain) mulai dikibarkan menggantikan Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1969 di Istana Merdeka Jakarta, sedangkan Bendera Pusaka bertugas mengantar dan menjemput bendera duplikat yang dikibar/diturunkan. Mulai tahun 1969 itu, anggota pengibar bendera pusaka adalah para remaja siswa SLTA se-tanah air Indonesia yang merupakan utusan dari seluruh provinsi di Indonesia, dan tiap provinsi diwakili oleh sepasang remaja.

Istilah yang digunakan dari tahun 1967 sampai tahun 1972 masih "Pengerek Bendera". Baru pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan PASKIBRAKA. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut paskibraka.


sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Paskibraka

Selasa, 13 Januari 2009

Komentar, Saran, dan Pertanyaan




Jakarta Barat/ 12 Januari 2009

Dengan semakin besarnya peran media informasi dan berkembangnya teknologi yang disertainya, serta besarnya kebutuhan atas informasi-informasi tentang pelatihan, pembinaan, dan pendidikan. Maka, kami Bidang Pembinaan dan Latihan Purna Paskibraka Indonesia Jakarta Barat meluncurkan blog untuk bertaya dan berkomentar tentang Paskibra-Paskibraka di Jakarta Barat.


Anda dapat mengirimkan saran, komentar, pendapat, dan kritik kepada kami mengenai hal yang berhubungan dengan Paskibra-Paskibraka di Jakarta Barat, baik mengenai latihan, materi, kegiatan, dan lainnya.

Kunjungi juga situs kami di